BERITA ACARA CORNER


Pada hari                                           :Selasa
Tanggal                                             :17 Maret 2015
Pukul                                                 :17.00
Bertempat di ruang                            :M.P 1.1
Telah diselenggarakan acara Corner :
Dengan Judul                                     :G&G Fieldtrip to Bayat                         

Pada Acara Seminar tersebut   :
Sebagai Penyaji                                :1)Ainul Yaqin Abror H
                                                           2)Zahrotul Firdaus
                                                           3)Dwi Andari
                                                           4)Sheila Kusuma P
Susunan Acara                                  :(a) Pembukaan oleh moderator
                                                           (b)Materi 1 tentang Microseismic oleh Sheila Kusuma P
                                                           (c)Isoma untuk sholat maghrib
                                                           (d)Materi 2 tentang Geolistrik oleh Zahrotul F
                                                           (e)Materi 3 tentang metode Magnetic oleh Dwi Andari
                                                           (f)materi 4 tentang metode Gravity oleh Ainul Yaqin Abror H
Jumlah Peserta yang Hadir           :17 Orang (Daftar Hadir Terlampir)
'
Adapun summary jalannya acara,sebagaimana terlampir dalam Berita Acara ini.

SUMMARY CORNER

Fieldtrip bayat dilakukan pada tanggal 10-16 Februari,di Klaten provinsi Jawa tengah dengan jumlah peserta 46 orang yang di bagi dalam 4 kelompok.Pada fieldtrip ini dilakukan pengambilan data dengan 4 metode untuk mengetahui keadaan geologi disekitar daerah Bayat,Klaten.Empat metode tersebut adalah metode Microseismic,metode Geolistrik,metode Magnetik,dan metode gravity.
Metode Microseismic,metode microseismic adalah metode yang cocok untuk mapping (memetakan) struktur batuan/geologi.Karena metode ini menggunakan gelombang yang merambat dipermukaan bumi.Pada pengambilan data dibutuhkan beberapa alat yaitu,seismometer untuk mengukur dan menerima gelombang,laptop untuk mengolah data dan GPS untuk menetukan koordinat dan lokasi pengambilan data.
Metode Geolistrik adalah metode yang digunakan untuk mengetahui struktur geologi suatu wilayah dengan mempelajari sifat resistivitas (tahanan jenis) listrik dari lapisan batuan.Pada metode ini arus listrik diinjeksikan ke dalam bumi melalui dua buah elektroda arus dan dilakukan pengukuran beda  potensial melalui dua buah elektroda  potensial. Dari hasil pengukuran arus dan  beda potensial listrik akan dapat dihitung variasi harga resistivitas pada lapisan  permukaan bumi di bawah titik ukur (Sounding point ).Metode ini memiliki beberapa konfigurasi dalam penggunaanya yaitu Dipol-dipol,Wener, Schlumberger dan Wener-Schlumberger.Perbedaan setiap konfigurasi adalah fungsinya,seperti pada konfigurasi Wener dan Dipol-dipol berfungsi sebagai Mapping.Dan pada konfigurasi Shclumberger berfungi sebagai Sounding,sedangkan konfigurasi Wener-Schlumberger berfungsi gabungan antara Mapping dan sounding.Dalam Metode ini parameter yang digunakan adalah Potensial dan Arus,Biasanya dalam metode ini digunakan variabel C untuk menunjukan arus dan variabel P untuk Potensial.Pada metode ini akan didapat nilai resistivitas suatu batuan,dan faktor yang membedakan nilai resistivitas adalah kandungan mineral suatu batuan,porositas batuan,permeabilitas,dan tempratur batuan.
Metode magnetic,pada metode ini terdapat dua komponen penting yaitu proton magnetometer dan sensor.Dimana gelombang magnetic yang diterima sensor akan diteruskan dan diukur oleh proton magnetometer.Pada akusisi data,data yang didapat akan di prosesing sehingga akan mendapatkan peta persebaran anomali magnetic.dimana semakin ungu suatu anomali maka mempunyai nilai makin kecil sedangkan semakin merah warna pada peta anomali maka nilai makin besar.

Metode gravity merupakan metode geofisika yang didasarkan pada pengukuran variasi medan gravitasi bumi.Dalam metode ini yang dipelajari adalah variasi medan gravitasi akibat variasi rapat massa batuan dibawah permukaan, sehingga dalam pelaksanaanya yang diselidiki adalah perbedaan medan gravitasi dari satu titik observasi terhadap titik observasi lainnya. Karena perbedaan medan gravitasi ini relatif kecil maka alat yang digunakan harus mempunyai ketelitian yang tinggi.Metode gravity merupakan metode geofisika yang tergolong pasif karena tidak menginjeksikan apapun ke dalam bumi.Pada pengambilan data metode ini adapun alat alat yang digunakan adalah Gravitymeter,penghitung waktu,GPS,dan GPS Trimble.GPS trimbel digunakan karena mempunyai nilai error yang sangat kecil.Ketika akusisi data hal –hal yang perlu di catat adalah titik posisi pengambilan data,skala pembacaan,feedback yang ditunjukan alat,waktu pengambilan data,tinggi alat dari permukaan bumi.Tata cara pengambilan data adalah tempatkan gravitymeter pada posisi yang datar dengan melihat blueeye pada alat,atur alat hingga blueeye berada pada posisi tepat di tengah dengan tuas yang ada pada alat.Lalu nyalakan alat dengan menekan tombol on/off,pada putaran pertama akan menunjukan battery pada alat,dan pada putaran kedua akan menunjukkan suhu dan putaran ketiga akan menunjukan pengukuran alat.Setelah pada tampilan feedback menunjukan nilai perhitungan maka pegas pada alat dilepas dengan mumutar tuas,dan tunggu nilai feedback hingga nilai antara skala -50 hingga 50.lakukan beberapa kali pengukuran dalam satu titik untuk mendapat pengukuran yang lebih akurat.lakukan pengukuran pada sepanjang titik yang telah di tentukan dan ingin diketahui struktur geologinya.Pada pengukuran hal yang harus diperhatikan adalah perkecil noise yang ada,perhatikan massa,dan ketinggian alat. 

Suasana Corner fieldtrip bayat



0 komentar:

Posting Komentar