Short Course ini dimulai pada pukul 09.00 dengan jumlah peserta sebanyak 33 orang, peserta terdiri dari mahasiswa geofisika Universitas Brawijaya angkatan 2012, 2013, 2014 dan 2015.
Pada Short Course ini dipandu oleh seorang pemateri, yaitu Bapak Mauliate A.H. Sihotang yang terdiri dari 2 sesi. Materi sesi pertama yaitu mengenai sumber-sumber geothermal, metode eksplorasi geothermal, pengenalan conceptual modeling serta sesi diskusi. Sedangkan materi yang kedua yaitu mengenai pengeboran sumur geothermal dan dilanjutkan dengan excercise dan sesi tanya jawab.
 Energi panas dihasilkan dan disimpan di dalam bumi, perpindahan panas terjadi secara konveksi. Potensi sumber geothermal di Indonesia yaitu 29,4 GW, sedangkan yang saat ini dimanfaatkan adalah sebesar 1438,5 MW. Sistem geothermal adalah sebagai berikut : adanya sumber panas yang nantinya akan menjadi aliran panas, reservoir dan jalan aliran fluida yaitu berupa porositas dan permeabilitas pada batuan, cap rock yaitu berupa clay rock yang berfungsi sebagai faktor pengontrol, dan pergerakan fluida dipengaruhi oleh suhu dan unsur kimia.
Sekitar pukul 12.00 WIB kegiatan ishoma, dan 1 jam setelahnya dilanjutkan dengan penyampaian materi sesi kedua. Materi kedua yang diampaikan kepada peserta adalah mengenai pemrosesan data seismik yang telah diperoleh dari akuisisi.

Dalam kegiatan ini juga terdapat exercise, dimana exercise ini dapat menguji pendalaman materi dari peserta mengenai materi yang telah disampaikan oleh pemateri.


 

0 komentar:

Posting Komentar