CORNER
MID TERM PREPARATION for “GEOPHYSICS”


Pada corner kali ini kami membahas tentang pengenalan geofisika. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 23 Maret 2018, dimulai pada pukul 18.10 WIB dengan pemateri Irra Rizkillah (Teknik Geofisika 2015) dan M.Syafroni Ajis (Teknik Geofisika 2015) yang dihadiri oleh 34 peserta. Seluruh peserta merupakan mahasiswa Teknik Geofisika Universitas Brawijaya. Seluruh peserta merupakan mahasiswa Teknik Geofisika Universitas Brawijaya. Corner ini tidak dikenakan biaya. Acara berlangsung dengan baik. Materi yang diberikan pada corner kali ini adalah pengenalan bumi, metode geofisika, dan tahapa survey dalam geofisika.

Geofisika merupakan ilmu bumi yang mempelajari bawah permukaan bumi menggunakan prinsip-prinsip fisika. Bumi sendiri mempunyai 4 struktur dimulai dari Crust yaitu permukaan bumi, kemudian dibawahnya terdapat Mantle, Outer Core dan yang paling dalam yaitu Inner Core. Penyebab lithosfer bergerak karena akibat dari pergerakan arus konveksi air yang didalamnya terjadi sebuah pergerakan. Ilmuwan Arthur Holmes 1928 mengusulkan adanya konveksi pada mantle sebagai pemicu dari teori apungan. Teori apungan menurut Alfred Wegener bahwa 200 tahun yang lalu bumi merupakan daratan besar yang disebut Pangea.

 Teori apungan menyebabkan terjadinya beberapa macam pergerakan lempeng yag terdiri dari 3 tipe:
1.      Zone of divergence Pergerakan yang terjadi antar dua lempeng yang meyebabkan kedua lempeng saling menjauh.

2.      Zone of convergence Pergerakan yang terjadi antar dua lempeng yang meyebabkan kedua lempeng saling mendekat.

3.      Transform fault Pergerakan yang terjadi antar dua lempeng yang meyebabkan kedua lempeng saling bergesekan.

Berdasarkan sumbernya, metode geofisika dibagi menjadi 2 yaitu metode pasif dan metode aktif. Pada metode pasif sumber berasal secara alami dari bumi berupa medan gravitasi bumi, medan magnetik, dan lainnya. Sedangkan pada metode aktif sumber yang digunakan adalah sumber buatan dengan membuat medan gangguan dan kemudian megukur responnya berupa ledakan dinamit, pemberian arus listrik ke dalam tanah, pengiriman sinyal radar, dan lain sebagainya.

Dalam eksplorisasi terdapat beberapa macam metode geofisika yang dapat digunakan yaitu:
1.      Metode Seismik  Parameter yang diukur pada metode ini adalah waktu tiba gelombang seismik pantul atau bias, amplitudo dan frekuensi Gelombang Seismik dan Sifat Fisika yang terlibat adalah densitas dan modulus elastisitas.

2.      Metode Gravitasi Parameter yag diukur pada metode ini adalah variasi harga percepatan gravitasi bumi pada posisi yang berbeda dan sifat fisika yang terlibat adalah densitas.

3.      Metode Magnetik Parameter yang dikur pada metode ini adalah variasi harga intensitas medan magnetik pada posisi yang berbeda dan sifat fisika yang terlibat adalah suseptibilitas atau remanen magnetik.

4.      Metode Resistivitas Parameter yang dikur pada metode ini adalah harga resistansi dari bumi dan sifat fisika yang terlibat adalah konduktivitas listrik.

5.      Metode Polarisasi Terinduksi Parameter yang dikur pada metode ini adalah tegangan polarisasi atau resistivitas batuan sebagai fungsi dari frekuensi dan sifat fisika yang terlibat adalah kapasitansi listrik

6.      Metode Potensial Diri Parameter yang diukur pada metode ini adalah potensial listrik dan sifat fisika yang terlibat adalah konduktivitas listrik

7.      Metode Elektromagetik Parameter yang diukur pada metode ini adalah respon terhadap radiasi elektromagnetik dan sifat fisika yang terlibat adalah konduktivitas atau induktansi listrik

8.      Metode Radar Parameter yang diukur pada metode ini adalah waktu tiba perambatan gelombang radar dan sifat fisika yang terlibat adalah kostanta dielektrik.

Sebelum melakukan eksplorasi harus terlebih dahulu untuk mengenal tahapan dalam melakukan survey dan tahapan tersebut dibagi menjadi 3 yakni Akuisisi, Prosesing, dan Interpretasi.
1.      Akuisisi Tahapan saat pengambilan atau pengumpulan data lapangan dengan metode geofisika, hal yang perlu diperhatikan pada saat akuisisi data yang pertama tentukan terlebih dahulu wilayah/daerah, kemudian baca tentang wilayah peta regional dan tahu medannya.

2.      Prosesing Tahapan pegolahan data mentah yang telah didapatkan saat akuisisi dan koreksi termasuk salah satu lagkah proses proessing

3.      Interpretasi Tahapan untuk menjelaskan hasil data yang telah diperoleh.


       Demikian event report / review materi dari SEG UB SC 2018, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar