MEGA CORNER DAY 1
GRAVITY METHOD PROCESSING & INTERPRETATION FOR GEOPHYSICAL EXPLORATION
Pada corner kali ini kami membahas tentang pengenalan metode gravitasi dan software yang digunakan. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2018, dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan pemateri Rendra Rifaldi (Teknik Geofisika 2014) yang dihadiri oleh 29 peserta. Seluruh peserta merupakan mahasiswa Teknik Geofisika Universitas Brawijaya. Corner ini tidak dikenakan biaya dan saat acara berlangsung diskusi berjalan dengan baik. Materi yang diberikan pada corner kali ini adalah reduksi data, penentuan densitas, pemisahan anomali, dan interpretasi.

Reduksi data pada metode gravitasi adalah koreksi tidal, koreksi drift, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi bouguer, koreksi terrain.

1.      Koreksi tidal merupakan koreksi untuk menghilangkan pengaruh atau gaya tarik karena benda langit seperti bulan dan matahari.

2.      Koreksi drift merupakan koreksi untuk menghilangkan pengaruh akibat kelelahan alat.

3.      Koreksi lintang merupakan koreksi nilai gaya barat pada setiap lintang geografis yang disebabkan oleh bentuk bumi yang ellipsoid dan adanya gaya sentrifugal yang disebabkan oleh rotasi bumi.

4.  Koreksi udara bebas merupakan koreksi akibat perbedaan ketinggian sebesar h dengan mengabaikan adanya massa yang terletak diantara titik amat.

5.      Koreksi bouguer merupakan koreksi akibat mengakomodasi massa pada suatu ketinggian tertentu

6.      Koreksi medan merupakan koreksi yang digunakan untuk menghilangkan pengaruh efek massa disekitar titik observasi.

Penentuan densitas pada metode gravitasi adalah metode G-H, metode Nettleton, metode Parasnis.
1.      Metode G-H menentukan fungsi altitude dan densitas yang diestimasi dalam diagram linear. Densitas rata-rata ditentukan dari kemiringan garis lurus yang terbaik.

2.      Metode Nettleton merupakan metode yang didasarkan pada pengertian tentang koreksi Bouguer dan koreksi medan dengan jika densitas yang digunakan sesuai dengan densitas permukaan,

3.      Metode Parasnis menentukan estimasi densitas batuan rata-rata dengan asumsi bahwa topografi daerah penelitian relatif datar.

  Pemisahan Anomali Analisis Spektrum. Program analisis spektrum telah dibuat dengan menggunakan MATLAB yang terdiri dari tiga tahap pengolahan. Tahap pertama meliputi proses gridding data, dan slicing data. Tahap kedua meliputi proses fast fourier transform (FFT), dan windowing. Sedangkan tahap ketiga meliputi proses pemisahan anomali Bouguer ke dalam anomali regional dan residual menggunakan metode inversi, metode polinomial, dan metode moving average. Spasial grid data anomali residual yang dihasilkan program analisis spektrum divariasikan dan dibandingkan dengan anomali residual pada software Oasis Montaj dengan metode pemisahan upward continuation. Oasis montaj adalah rangkaian pemodelan dan alat analisis (software) untuk pemahaman lanjutan tentang lingkungan bawah permukaan dan bawah laut bumi. Proses, peta, QA dan interpretasikan semua data Anda, termasuk geofisika survei darat dan udara, geokimia dan geologi, dalam satu lingkungan 3D yang dinamis. Visualisasikan dan analisis semua data yang tersedia untuk meningkatkan kualitas interpretasi dan menginformasikan pengambilan keputusan proyek. Buat model tanah 3D yang kompleks di bawah permukaan.

Pemodelan dan interpretasi data gravitasi, ditentukan oleh beberapa aspek yakni permasalahan inversi, aturan kedalaman, dan pemodelan.:
1.      Permasalahan Inversi
Beberapa jenis struktur atau tubuh batuan dapat memiliki bentuk data anomali yang identik.  Aspek lain dari kettidakunikan nilai anomali bergantung pada kontras densitas.

2.      Aturan kedalaman
Half-widht : setengah lebar pada setengah tinggi puncak. Hubungan antara half-widht dengan kedalaman tubuh batuan bergantung pada bentuk tubuh causatif.

3.      Pemodelan
Pemodelan maju (forward modelling) digunakan untuk melihat respon gravitasi yang ditimbulkan dari model geologi yang dibuat.  Pemodelan mundur (inverse modelling) digunakan untuk membuat model geologi dari pengaruh medan gravitasi daerah penelitian.

      Demikian adalah bentuk report / review dari SEG UB SC 2018, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar